Detail Berita

Museum Bharugano Wuna Tampilkan Inovasi Digital Baru

Museum Bharugano Wuna Tampilkan Inovasi Digital Baru

Admin | 20 Desember 2025

Virtual Tour Museum

Raha - Museum Bharugano Wuna kini hadir dengan tampilan yang lebih modern melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2025. LPPM Universitas Halu Oleo (UHO) bersama UPTD Museum Bharugano Wuna meluncurkan virtual tour, website interaktif, video profil, dan game edukasi berbasis Roblox Studio. Program ini didukung pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi dan diperkenalkan dalam Seminar Akhir di Aula Museum Bharugano Wuna pada 20 Desember 2025.

Sebagai pusat pelestarian budaya Muna, museum ini menghadapi tantangan berupa menurunnya minat kunjungan masyarakat, terutama generasi muda. Minimnya inovasi penyajian koleksi dan terbatasnya pemanfaatan teknologi digital membuat jumlah pengunjung menurun hingga sekitar 20 persen dalam satu tahun terakhir. Ketua Tim PISN, Dr. Ir. Ishak Kadir, S.T., M.T., menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. “Kami ingin museum ini tidak hanya menjadi tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi ruang belajar yang hidup dan relevan dengan perkembangan teknologi. Melalui virtual tour, website, dan game edukasi, kami berharap budaya Muna dapat dikenal lebih luas,” ujarnya.

Dalam kegiatan diseminasi, tim memaparkan empat luaran digital yang kini menjadi wajah baru museum. Virtual Tour 3D memungkinkan pengunjung menjelajahi ruang pamer secara daring melalui tampilan interaktif. Website resmi museum, www.museumbharuganowuna.id, berfungsi sebagai pusat informasi digital yang memuat katalog koleksi, berita kegiatan, dan akses langsung ke tur virtual. Video profil museum yang ditayangkan melalui kanal YouTube resmi menampilkan filosofi budaya dan koleksi unggulan. Sementara itu, game edukasi berbasis Roblox Studio dirancang untuk menarik minat generasi muda melalui pengalaman eksplorasi budaya dalam format permainan digital.

Seminar Akhir (Diseminasi Hasil Kegiatan)

Peluncuran ini mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna, Hadi Wahyudi, S.Si., M.E., yang menilai transformasi digital tersebut membuat museum lebih hidup dan relevan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memanfaatkan konten digital museum sebagai bahan ajar muatan lokal di sekolah-sekolah. Dukungan juga datang dari Sekretaris Lembaga Adat Muna, Abdul Azis Fuadi, yang menilai program ini memperkuat eksistensi museum dan memperkenalkan budaya Muna melalui pendekatan teknologi. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu dalam mempromosikan budaya Muna kepada generasi muda,” ujarnya.

Antusiasme juga terlihat dari pelajar SMA Negeri 2 Raha, Feby Ariska Putri, yang menyebut game edukasi berbasis Roblox membuat museum terasa lebih dekat dengan dunia Gen‑Z. “Museum jadi lebih modern dan menyenangkan,” katanya. Sementara itu, anggota tim pengabdi, Ir. Januar Saleh Kaimuddin, S.T., M.T., menekankan bahwa keberhasilan program terletak pada keberlanjutan dan kemampuan staf museum mengelola aset digital secara mandiri. Delapan staf museum telah mengikuti pelatihan pengelolaan website dan pembuatan konten digital selama empat hari, sehingga diharapkan mampu memperbarui sendiri website, kanal YouTube, media sosial, dan game edukasi.

Program PISN 2025 di Museum Bharugano Wuna menjadi contoh kolaborasi efektif antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memodernisasi pelestarian budaya. Integrasi teknologi, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan kelembagaan menjadikan museum ini bergerak menuju pusat pembelajaran budaya berbasis teknologi yang lebih inklusif dan menarik bagi generasi muda.



Komentar (0)


Belum ada komentar.